Harus Berani, Jangan Takut.



     Pada saat kita tidak berani atau takut, pikiran akan memunculkan sesuatu  atau kondisi yang sedang kita pikirkan dan sikap pun dominan dengan rasa takut itu sendiri. Apapun yang dipikirkan akan mempengaruhi aktivitas untuk mengerjakan apa yang dipikirkan, misalkan lagi memikirkan hari ini saya akan bertemu dengan klien yang sangat terkenal dan sangat disegani, perasaan pasti akan deg-degan, karena kita merasa bagaimana nanti akan menemuinya, saya akan bersikap seperti apa, bagaimana kalau nanti saya gugup, saya bisa malu dihadapannya. padahal itu cuma pikiran kita saja yang secara tidak langsung mempengaruhi alam bawah sadar akan membuat perasaan jadi takut. Mungkin efeknya pekerjaan yang sudah bertahun-tahun akan sia-sia karena hanya karena rasa takut ini.

     Diibaratkan gelas yang diisi terus menerus dengan air, maka dia akan penuh, lalu tumpah. Begitu juga halnya dengan pikiran kita yang kita isi dengan rasa takut terus menerus, maka rasa takut itu akan menghantui kita sendiri. Padahal belum tentu terjadi, itu hanya didalam pikiran kita saja. Bagaimana caranya agar tidak terjadi seperti itu? Anda harus  melawan perasaan/pikiran takut itu dengan cara berani menanamkan didalam pikiran anda sendiri dan bahkan harus berani untuk tidak memikirkan rasa takut itu. Ada yang lebih penting anda pikirkan yaitu dengan cara memikirkan tujuan anda untuk bertemu dengan klien itu, bagaimana caranya anda supaya tujuan itu tercapai untuk mengurangi dan bahkan menghilangkan pemikiran takut itu.


"Diibaratkan gelas yang diisi terus menerus dengan air,
maka dia akan penuh, lalu tumpah. Begitu juga halnya dengan
pikiran kita yang kita isi dengan rasa takut terus menerus,
maka rasa takut itu akan menghantui kita sendiri.
Padahal belum tentu terjadi, itu hanya didalam pikiran kita saja."

     
Ya... itu akan membuat anda berpikir positif, lakukan terus menerus, sibukkan pikiran anda dengan tujuan itu, agar yang terjadi gelas yang diisi air tadi berbalik posisi jadi pikiran positif dan menghasilkan hal yang positif juga, agar pekerjaan yang sudah anda lakukan tidak sia-sia. Anda jadi bisa mengedalikan diri  dan terbebaskan dari rasa takut itu tadi. Memang tidak mudah untuk mempraktekkanya, tapi kalau kita berusaha pasti bisa dan tidak sedikit orang yang mempraktekannya berhasil. Apa jadinya kalau dulu Thomas Alpha Edison, para ilmuan, dan para penemu lainnya takut mempresentasikan hasil karyanya, mungkin kita tidak bisa menikmati hasil karya mereka sekarang.

"Apa jadinya kalau dulu Thomas Alpha Edison, 
para ilmuan, dan para penemu lainnya 
takut mempresentasikan hasil karyanya, 
mungkin kita tidak bisa menikmati 
hasil karya mereka sekarang."




Kata Pengantar



RENUNGKANLAH !

"Orang yang tidak bisa mengontrol
perasaannya mungkin mungkin saja mengagumkan.
Namun, ketidakmampuan itu, Anda
akan melihat sikapnya negatif. Dampaknya juga setali 
tiga uang dengan kepribadiannya."
(Dr. Ibrahim Elfiky)

     Ketika kita dilahirkan di dunia ini, kita telah diciptakan  sempurna dari mahluk lainnya. ya kita ini lah manusia yang diberi kelebihan dari mahluk lainnya. Kita diberi tubuh yang lengkap dari tangan untuk meraba, mengangkat, berjabat tangan, memegang handphone, mengetik, dan lain-lain. Kaki untuk berjalan, menopang tubuh, berdiri, dan lain-lain juga. Mata untuk melihat keindahan alam di sekitar, untuk mengenali suatu benda, warna, cahaya, cewek cantik, cowok keren ( kalo untuk yang cewek). Telinga untuk mendengar, mengenali suara-suara yang ada di sekitar. Tubuh, daging, kulit, mulut, kepala, tulang, ginjal, hati, jantung, dan sebagainya. Sesuai dengan fungsinya, sungguh ajaib bukan? Tapi ada yang paling utama sekali diciptakan untuk manusia yaitu adalah otak.

Ya otak kita memiliki berat hanya 2% dari berat badan orang dewasa, yaitu sekitar 1 kg. Walaupun demikian, otak merupakan organ yang paling canggih, kompleks, dan luar biasa dibandingkan organ tubuh yang lainnya. Otak tidak hanya untuk berfungsi untuk berfikir, tetapi juga pusat dari segala aktivitas tubuh manusia, mulai adanya stimulus, pemrosesan, hingga rangsangan atau timbal balik yang diberikan oleh tubuh. Bagi tubuh manusia, otak ibarat seorang konduktor orkestra. Hal itu dikarenakan otak merupakan pengolah informasi yang diperoleh indra, yang selanjutnya diubah menjadi rasa dan tindakan. Otak juga mempunyai tugas dalam mengatur proses kognitif, seperti menghafal, berpikir, belajar, dan lain sebagainya.
Jika dipikir-pikir secara ilmiah, otak seseorang terdiri atas miliaran sel yang disebut sel saraf atau neutron. Nah, seluruh sel itulah yang mengolah sinyal-sinyal saraf, yang kemudian mengirimkannya kembali ke organ di sekujur tubuh. Terus ada hubungan dengan The Postive thinking? Ya sangat berhubungan sekali, karena dengan otak kita berpikir.

Di ibaratkan sebuah komputer itu prosessor sebagai otaknya yang siap memproses, menghitung, membagi, mengalinya seakurat mungkin perintah dari usernya untuk mengaplikasikannya agar tampil dilayar. Begitulah otak diciptakan dengan hebatnya. Prosessor akan memproses sesuai dengan apa yang dipikirkan oleh usernya, kalau si usernya memerintahkan dengan berpikiran positif, maka yang keluar atau di tampilkan Positf juga. Begitu juga yang terjadi dengan kita, apabila kita berpikiran positif, secara tidak langsung organ tubuh kita mengerjakan hal-hal yang positif juga.


"Coba kita bayangkan seandainya salah satu organ 
tubuh kita tidak berfungsi sebagaimana mestinya?
 apa yang terjadi? ya kita masih bersyukur karena masih 
diberikan organ tubuh yang masih berfungsi semuanya,
 jadi tak ada yang sia-sia diciptakan untuk kita."

Cukup sekian dulu kata pengantar dari THE POSITIVE THINKING, masih banyak lagi artikel lainnya dan rahasia berpikiran positif untuk membangkitkan untuk berpikir positif dan bertidak positif, jadi nantikan artikel/postingan selanjutnya, tetap Berpikir Positif untuk menjalankan kehidupan yang lebih baik.